Sabtu, 12 Maret 2011

Logo GKE yang Resmi

Logo GKE yang resmi, didasarkan pada Tata Gereja yang dimiliki oleh GKE (Gereja Kalimantan Evangelis, "Kalimantan Evangelical Church") anggota PGI (Member of CCI/Communion of Churches in Indonesia (CCI):

TATA GEREJA

GEREJA KALIMANTAN EVANGELIS

PEMBUKAAN
 ...

Pasal 3
L a m b a n g
(1) Lambang GKE adalah gambar pulau Kalimantan yang didalamnya terdapat sungai, perahu, Alkitab, Salib, hurup alpha dan omega serta tahun 1935, yang dikelilingi oleh lingkaran.
(2) Arti Lambang GKE diuraikan lebih lanjut dalam penjelasan tersendiri.
  ...

Sesuai dengan Tata Gereja tersebut maka Logo Resmi GKE (sebelum Sidang Umum Sinode XXIII Tahun 2015) sebagaimana berikut:

atau yang ini:



Berdasarkan penelitian di lapangan terutama di tingkat Majelis Jemaat/Lingkungan bahkan tingkat Resort, hampir 98% (angka yang fantastis, data sampai Tahun 2011) ada kecenderungan "penyimpangan" (mungkin karena kurang sosialisasi dan pemahaman) dalam hal pemakaian Logo Resmi ini baik pada Berita-berita Jemaat, Laporan Keuangan, Laporan Pembangunan, Surat/Undangan Keluar, dokumen resmi, dll. Logo Resmi ini diubah sedemikian rupa dengan menambah "Nama Majelis Jemaat/Resort"nya di dalam Logo Resmi. Padahal yang namanya Logo Resmi secara absolut tidak boleh diubah seenak perut, dan kalaupun harus ada bagian yang ditambah maupun dikurangi itu mutlak harus melalui Rapat dalam Sidang Majelis Sinode.
Untuk kop surat-surat/berita jemaat dan lain-lain di semua lingkungan GKE, dapat mengadopsi contoh berikut:




Berbeda halnya dengan Cap. Untuk Cap masing-masing Jemaat/Lingkungan ataupun Resort boleh menambahkan nama Majelis Resort atau pun Majelis Jemaatnya dengan latar logo resmi GKE.  


Perkembangan Terbaru

 
Lambang GKE Hasil Perubahan Pada SU Sinode XXIII di Tamiang Layang  
Tanggal 6 – 10 Juli 2015


Unsur-Unsur dan Makna Lambang GKE
















1.  Lambang GKE berbentuk lingkaran (bundar) melambangkan kesatuan jemaat-jemaat GKE dan relasi dengan gereja luar, serta tekad pelayanan yang tidak berkesudahan. 
2.   Tiga lingkaran konsentris luar yang melambangkan Tri Panggilan Gereja. Garis lingkar paling luar adalah Koinonia, Garis lingkar tengah adalah Marturia dan Garis lingkar dalam adalah Diakonia. 
3.   Satu lingkaran bergerigi melambangkan dinamika tantangan yang dihadapi GKE setiap saat, baik dari dalam maupun dari luar, kendatipun demikian gereja selalu bekerja dengan berporos pada Yesus Kristus. 
4. Tulisan GEREJA KALIMANTAN EVANGELIS berwarna ungu dalam busur lingkaran menyatakan nama Gereja. 
5.  Angka 1839 dengan warna unggu adalah tahun lahirnya cikal bakal Gereja Kalimantan Evangelis berdasarkan atas baptisan pertama 10 April   1839 di Bethabara. (Bethabara adalah pangkalan/stasi pekabaran injil yang pertama di Pulau Kalimantan terletak di tepian Sungai Murong Kab. Kapuas Kalimantan Tengah, didirikan oleh seorang penginjil dari Danisch-Halliche Mission, Berger, Tahun 1839. Di sinilah pertama kali diadakan baptisan di Kalimantan yaitu pada Tanggal 10 April 1839 oleh Hupperts).
6.    Gambar peta pulau Kalimantan melambangkan pusat dan wilayah pelayanan GKE.  
7.  Perahu yang berada di bawah bagian peta Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
8.   Buku yang terbuka di atas perahu melambangkan Alkitab sebagai Firman Allah yang selalu siap dibaca, ditaati, dipraktikkan dan diberitakan.
9.    Salib berwarna merah melambangkan darah Kristus yang menyelamatkan dan melambangkan kemenangan dari berbagai kuasa jahat dan tantangan. Salib yang puncaknya memasuki wilayah negara tetangga, sebagai gambaran cita-cita untuk mengabarkan Injil sampai ke ujung bumi.
10.  Huruf kapital Yunani klasik Alpha “Д” di bagian Alkitab kiri dan huruf kapital Yunani klasik Omega” di bagian Alkitab kanan melambangkan kasih dan kuasa Kristus yang tidak berakhir.
11.  Lima buah gelombang melambangkan tantangan yang dihadapi umat dalam menaati Firman Tuhan, dan melambangkan lima sila Pancasila sebagai asas bernegara dan bermasyarakat.
12. Warna-warna Kuning, hitam, merah, putih, hijau dan biru melambangkan berbagai makna yang agung dan positif.

a)  Kuning keemasan yang menjadi latar belakang dan mendominasi lambang berarti     kejayaan GKE.
b)    Hitam yang menjadi lingkaran luar bermakna Kekekalan
c)   Merah yang menjadi lingkaran luar bagian dalam bermakna keberanian menghadapi segala tantangan.
d)    Hitam yang menjadi lingkaran dalam bergigi bermakna Kekekalan
e)   Ungu pada tulisan Gereja Kalimantan Evangelis dan tahunnya berarti kebijaksanaan dan keseimbangan hidup
f)     Hijau pada pulau Kalimantan bermakna damai sejahatera (kemakmuran)
g)   Putih pada pulau Kalimantan bermakna kehidupan baru bagi Injil dan kesempatan baru bagi pemberitaan Kabar Baik.
h)  Merah pada salib bermakna kasih, pengorbanan dan keselamatan Kristus
i)       Putih pada Alkitab bermakna kebenaran dan kemuliaan yang abadi.
j)       Hitam pada tulisan Alpa dan Omega bermakna kekekalan
k)     Hitam bergaris pada Jukung bermakna kebersamaan dan persekutuan
l)       Biru pada gelombang air bermakna kegigihan

Sumber: Buku Daftar Keputusan SU Sinode XXIII Gereja Kalimantan Evangelis Tanggal 6-10 Juli 2015 di Tamiang Layang, Kalimantan Tengah. 




5 komentar:

  1. bisakah saya melihat logo Gereja Dayak Evangels (GDE)sebelum menjadi Gereja Kalimantan Evangelis (GKE)dimana saya bisa melhat logo tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. GDE belum mempunyai logo resmi selain "Salib" sebagai lambang utama. Logo resmi baru ada ketika GKE di bawah pimpinan Pdt. E. Saloh menugaskan Bapak A. A. Sinaga, W.A. Narang, Pdt. Edwin Masal dan M.P. Lambut untuk membuat lambang GKE untuk didaftarkan secara resmi di Kementrian Hukum RI tahun 1969, dalam rangka merespon himbauan dan keputusan Pemerintah RI Tahun 1969 lewat PEPELRADA (Penguasa Pelaksana Perang Daerah) bahwa semua lembaga, institusi dan organisasi diwajibkan untuk menyatakan kesetiaan kepada Pancasila dengan cara mendaftarkan diri bersama dengan statuta dan lambang organisasi yang melambangkannya.

      Hapus
  2. Bagaimanakah logo Gereja Dayak Evangelis (GDE) yang sebelumnya menjadi Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) dimana tempat saya bisa melihat logo tersebut ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. GDE belum mempunyai logo resmi selain "Salib" sebagai lambang utama. Logo resmi baru ada ketika sudah menjadi GKE, waktu itu di bawah pimpinan Pdt. E. Saloh menugaskan Bapak A. A. Sinaga, W.A. Narang, Pdt. Edwin Masal dan M.P. Lambut untuk membuat lambang GKE untuk didaftarkan secara resmi di Kementrian Hukum RI tahun 1969, dalam rangka merespon himbauan dan keputusan Pemerintah RI Tahun 1969 lewat PEPELRADA (Penguasa Pelaksana Perang Daerah) bahwa semua lembaga, institusi dan organisasi diwajibkan untuk menyatakan kesetiaan kepada Pancasila dengan cara mendaftarkan diri bersama dengan statuta dan lambang organisasi yang melambangkannya.

      Hapus